Jangan Sampai Petani Tertinggal: Camat Sokobanah Tegaskan Pentingnya Data Tepat Sasaran
SAMPANG, MADURA — Selasa, 15 September 2026
Gedung Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sokobanah menjadi tempat terselenggaranya sosialisasi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi untuk tahun anggaran 2026. Kegiatan ini diikuti oleh unsur-unsur terkait dari tingkat kecamatan hingga desa, yang memiliki peran langsung dalam pendataan kebutuhan pupuk bagi para petani.
Akurasi Menjadi Kunci
Camat Sokobanah, Sapta Nuris Ramlan, dalam arahannya menegaskan bahwa keberhasilan program pupuk bersubsidi — termasuk pelaksanaan EDKK maupun RDKK — sangat bergantung pada ketepatan data penerima.
“Program ini bertumpu pada data yang akurat. Petani yang memang berhak menerima jangan sampai terlewat dari pendataan,” tegasnya.
Pendataan harus dilakukan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu. Perangkat desa beserta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) memegang peran strategis untuk memastikan data calon penerima sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
Harga Wajar, Petani Diringankan
Camat juga mengingatkan bahwa selisih harga pupuk bersubsidi dan non-subsidi cukup besar, sehingga manfaatnya harus benar-benar dirasakan oleh petani.
“Harga pupuk di tingkat kios diharapkan tetap wajar dan tidak memberatkan petani, terutama saat memasuki musim tanam. Penentuan harga seyogyanya dimusyawarahkan antara pemilik kios dan ketua kelompok tani dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menegaskan:
“Jangan sampai persoalan harga justru menambah beban petani.”
Masa Pendataan Terbatas
Seluruh pihak diingatkan untuk berdisiplin mengikuti jadwal: pendataan berlangsung mulai 22 September hingga 25 Oktober 2026.
Tujuan Akhir: Sejahterakan Petani
Kegiatan ini juga memperkuat koordinasi antara pemerintah, penyuluh, kelompok tani, dan penyalur agar program berjalan tertib, transparan, tepat sasaran, dan sesuai regulasi.
“Dengan pendataan yang benar dan dukungan semua pihak, kita berharap petani yang berhak dapat terlayani dengan baik, sehingga pada akhirnya mendukung peningkatan kesejahteraan petani,” pungkas Camat Sapta.
Penulis/Editor: Agus Mandie

