Sinyal Kuat 2029! NasDem Berpotensi Elus Abah Idi Maju Pilgub Jatim, Amunisi Sakti Kunci Suara Madura
SURABAYA – Meski gelaran Pilgub Jawa Timur 2029 masih beberapa tahun lagi, mesin politik mulai melempar sinyal pemanasan. Nama mantan Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi—yang akrab disapa Abah Idi—kini mendadak masuk dalam radar bursa calon wakil gubernur (Cawagub) Jatim 2029 dari Partai NasDem.
Langkah ini dipandang sebagai kalkulasi politik realistis sekaligus strategi tajam NasDem untuk mengunci peta kekuatan politik di Jawa Timur.
3 Alasan Baju Cawagub Makin Pas Buat Abah Idi
Analisis potensi meluncurnya nama Abah Idi ke panggung politik Jatim bukan tanpa alasan mendasar. Ada tiga faktor kunci yang membuat nama kader tulen NasDem ini makin menguat:
Jejak Struktural yang Kuat di NasDem
Abah Idi merupakan figur internal penting di tubuh Partai NasDem. Selain menjabat sebagai Ketua Tim Pemenangan DPD NasDem Korwil Jatim, keterlibatannya dalam jajaran pengurus pemenangan wilayah membuktikan bahwa ia memiliki kedekatan strategis dengan elit DPP NasDem.
Modal Sosial dan Pengalaman Pemimpin
Memasuki periode keduanya sebagai Bupati Sampang,
Abah Idi dipastikan tidak bisa lagi maju di Pilbup Sampang. Peningkatan kelas ke jenjang provinsi menjadi pijakan karir politik yang sangat rasional. Kedekatan politiknya juga terlihat saat Rakorwil NasDem Jatim 2024 lalu, di mana ia duduk satu panggung dan mengantongi dukungan moral langsung dari figur elit Jatim, Khofifah Indar Parawansa.
Kunci Penentu 3 Juta Suara Madura
Madura adalah salah satu “dapil gemuk” dengan jumlah DPT mencapai sekitar 3 juta pemilih. NasDem yang memiliki modal kursi di DPRD Jatim tentu membutuhkan tokoh representatif asli Madura yang punya rekam jejak elektoral teruji untuk dilayangkan dalam koalisi Pilgub.
Masih “Test the Water”,
Belum Rekomendasi Resmi
Perlu dicatat oleh tretan sekalian, dinamika ini masih bersifat analisis potensi dan langkah test the water (melihat respon publik serta pergerakan elektabilitas), bukan Keputusan Menteri atau Surat Keputusan (SK) resmi dari DPP Partai NasDem. Peta koalisi dan bongkar-pasang pasangan calon masih sangat dinamis jelang 2029.
Namun yang pasti, nama Abah Idi kini resmi meramaikan diskursus politik Jawa Timur sebagai salah satu poros kekuatan baru dari Madura.
Bagaimana menurut pandangan tretan sekalian, melihat rekam jejak dan basis massanya yang solid, apakah Abah Idi lebih pas dibidik untuk kursi Jatim 1 (Cagub) atau posisi strategis Jatim 2 (Cawagub) pada Pilgub 2029 mendatang?
Penulis/Saladin

