Gelorakan Aksi Kemanusiaan, Guru UPTD SDN Omben 2 Antusias Ikuti Kegiatan Donor Darah
SAMPANG, 30 September 2026 – Semangat kepedulian sosial dan kesadaran akan pentingnya kesehatan terus digelorakan melalui aksi kemanusiaan bertajuk “AYO DONOR DARAH di tempat Kecamatan Omben Anda Sehat, Mereka Selamat” yang digelar pada Rabu (30/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengajak masyarakat aktif berbagi kehidupan melalui donor darah.
Suasana hangat dan penuh antusiasme terlihat jelas di lokasi kegiatan. Salah satu peserta, St. Fatima, S.E.,
seorang guru dari UPTD SDN Omben 2, tampak tenang dan bersemangat saat menjalani proses pengambilan darah oleh petugas medis berseragam hijau. Mengenakan jilbab cokelat, kehadiran St. Fatima menjadi teladan nyata dari kalangan tenaga pendidik dalam mendukung ketahanan stok darah bagi yang membutuhkan.
”Menjadi bagian dari aksi kemanusiaan ini adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar bagi sesama. Selain membantu mereka yang membutuhkan, donor darah secara rutin juga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh kita sendiri,” ujar St. Fatima di sela-sela kegiatan.
Tidak hanya berfokus pada aksi donor, panitia penyelenggara juga menyediakan sarana edukasi melalui spanduk dan media informasi bagi para calon pendonor. Edukasi tersebut mencakup syarat teknis dan beragam manfaat medis yang diperoleh dari mendonorkan darah secara teratur.
Syarat Donor Darah:
Sehat jasmani dan rohani
Usia 17–60 tahun
Berat badan minimal 45 kg
Tekanan darah normal (Sistolik 100–160 mmHg / Diastolik 60–100 mmHg)
Kadar Hemoglobin (Hb) berkisar antara 12,5–17,0 g/dL
Manfaat Menjadi Pendonor Darah:
Kesehatan Jantung & Pembuluh Darah: Membantu menjaga kesehatan jantung dan meredakan risiko stroke.
Regenerasi Sel Darah: Memstimulasi pembentukan sel-sel darah merah baru secara berkala.
Manajemen Berat Badan: Membantu mengontrol dan menurunkan berat badan secara alami.
Deteksi Dini Penyakit: Sarana skrining awal untuk mendeteksi penyakit menular seperti Hepatitis B, Hepatitis C, Sifilis, dan HIV.
Kesehatan Mental:
Memberikan rasa kepuasan batin dan dampak positif secara psikologis karena telah menyelamatkan nyawa orang lain.
Melalui kegiatan ini,
diharapkan kesadaran masyarakat—khususnya para pendidik dan generasi muda—terhadap aksi donor darah semakin meningkat. Setetes darah yang didonorkan hari ini adalah harapan besar bagi keselamatan jiwa sesama besok.
Penulis /Saladin

