Duka Menyelimuti Jombang: Kecelakaan Beruntun Maut di Jalan Raya Peterongan, Tiga Nyawa Melayang
JOMBANG, 30 September 2026 — Malam Selasa, 29 September 2026, berubah menjadi duka mendalam bagi warga Jombang. Sekitar pukul 21.30 WIB, kecelakaan beruntun mematikan terjadi di Jalan Raya Peterongan, Kabupaten Jombang. Sebuah truk pengangkut pasir diduga hilang kendali lalu menghantam tiga kendaraan roda empat dan dua sepeda motor yang sedang melintas.
Tiga orang meninggal dunia di tempat kejadian, sementara lima orang lainnya mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Jombang.
Detik-Detik Terjadinya Tragedi
Peristiwa berdarah ini bermula ketika truk pengangkut pasir yang melaju dari arah Lamongan tiba-tiba tak dapat dikendalikan. Kendaraan besar itu menyimpang ke lajur berlawanan dan menabrak kendaraan lain yang sedang melintas. Bunyi benturan keras terdengar hingga ratusan meter, memancing kepanikan warga yang segera bergegas menolong.
Korban yang berada di kendaraan yang ditabrak tak sempat menyelamatkan diri. Tiga orang meninggal seketika, tubuhnya terjepit di antara puing-puing kendaraan. Lima orang lainnya menderita luka parah — patah tulang, luka robek, hingga benturan kepala — dan segera mendapat pertolongan pertama dari warga sebelum dilarikan ke rumah sakit.
Penyelidikan: Diduga Pengemudi Mengantuk, Kondisi Rem Diuji
Kepolisian Resor Jombang menyebutkan dugaan sementara pengemudi truk mengantuk setelah menempuh perjalanan panjang dari Lamongan. Faktor kelelahan ini menjadi fokus utama penyelidikan.
“Kami masih memeriksa secara menyeluruh kondisi rem truk tersebut untuk memastikan apakah ada kerusakan teknis atau faktor lain yang memperparah kejadian ini,” ungkap Kasat Lantas Polres Jombang, AKP Suprapto, di lokasi kejadian. Pihak kepolisian juga memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan serta catatan perjalanan pengemudi.
Evakuasi Memakan Waktu, Lalu Lintas Lumpuh 2 Jam
Proses pemisahan kendaraan yang saling menindih berlangsung sulit. Tim kepolisian dibantu petugas SAR dan warga bekerja bahu-membahu. Akibatnya, arus lalu lintas ditutup total selama kurang lebih dua jam, mengakibatkan antrean kendaraan memanjang di kedua arah.
Seluruh korban — baik yang meninggal maupun yang luka — langsung dievakuasi ke RSUD Jombang. Keluarga korban yang menerima kabar duka tiba di rumah sakit dengan tangis yang tak tertahan.
Imbauan Pemkab Jombang: Waspada di Jalur Rawan
Pemerintah Kabupaten Jombang menyampaikan belasungkawa yang mendalam sekaligus mengimbau seluruh pengguna jalan:
“Jangan memaksakan diri mengemudi saat lelah. Istirahatlah jika mata sudah berat. Jalur Peterongan ini padat dan rawan, apalagi di malam hari. Kewaspadaan adalah harga nyawa.”
Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan para korban yang luka segera pulih sepenuhnya. Semoga tragedi ini menjadi peringatan bagi kita semua: di jalan raya, satu detik kelalaian bisa berarti seumur hidup penyesalan.
Penulis: AGUS MANDIE

