Debu Menyelimuti Dusun Masar: Jalan Belum Beraspal di Kedungdung Mengancam Kesehatan Anak dan Lansia
KEDUNGDUNG, SAMPANG — MADURA, 28 September 2026 — Musim kemarau panjang yang tak kunjung reda menambah deretan derita warga di Dusun Masar, Desa Kedungdung, Kecamatan Kedungdung. Jalan poros penghubung Kedungdung–Banyuates yang melintas di wilayah ini belum beraspal; kini diselimuti debu tebal yang beterbangan setiap kali kendaraan lewat, mengancam kesehatan seluruh warga — terlebih anak-anak dan orang lanjut usia.
Setiap Lintas, Debu Menutup Segala
Jalan yang masih berupa tanah berpasir ini berubah menjadi lautan debu kering. Truk maupun sepeda motor yang melintas meninggalkan kepulan abu pekat yang menyebar ke mana-mana: menutupi daun-daun, pepohonan, pagar masjid, dinding rumah, hingga atap warga. Aktivitas harian pun terganggu — membuka jendela, menjemur pakaian, sekadar duduk di teras, semuanya menjadi berat.
“Akibat musim kemarau ini, debu jalanan beterbangan ke mana-mana. Ini sangat berbahaya sekali bagi kesehatan anak-anak dan orang tua. Bagi masyarakat yang melintas di sini, harap berhati-hati dan menghindari jika bisa,” ujar warga yang menyaksikan langsung kondisi tersebut.
Di tepian jalan berdiri masjid dengan menara tinggi, yang pagar dan pepohonan di sekitarnya tampak pucat keputihan tertutup lapisan debu. Truk-truk yang lewat menebalkan kepulan debu, menyisakan kabut kelabu yang perlahan menyebar. Rumah warga dan warung di sisi jalan pun tak luput — debu masuk ke mana-mana, mengganggu kenyamanan dan kebersihan sehari-hari.
Ancaman Nyata bagi yang Paling Rentan
Debu halus yang terhirup terus-menerus bukan sekadar mengganggu pandangan. Bagi anak-anak yang sistem pernapasannya masih berkembang, serta bagi lansia yang daya tahan tubuhnya menurun, paparan ini dapat memicu iritasi saluran napas, gangguan pernapasan, hingga penyakit yang lebih serius. Warga memandang hal ini bukan hal sepele — setiap kepulan debu yang terhirup membawa risiko nyata bagi kesehatan keluarga mereka.
Permohonan Tangan Bantuan
Warga Dusun Masar berharap Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten Sampang segera turun tangan:
- Melakukan penyiraman rutin untuk menekan debu yang beterbangan
- Mempercepat rencana pengerasan dan pengaspalan jalan agar aman, nyaman, dan tidak lagi berdebu
Sementara itu, warga yang melintas diimbau senantiasa menggunakan masker, menjaga kebersihan diri, dan melindungi anak-anak serta orang tua dari paparan langsung debu.
Jalan yang menghubungkan kehidupan ini seharusnya membawa kemanfaatan, bukan penderitaan. Semoga suara warga ini didengar, dan langkah perbaikan segera hadir — sebelum debu yang menyelimuti jalan turut menyelimuti harapan mereka.
Penulis: AGUS MANDIE
Jurnalis: Madura.newssurya.com

