Tengah Malam Mencekam di Banyukapah: Dua Rumah Ludes Dilalap Api, Warga Sigap Selamatkan Sapi dari Kobaran
SAMPANG, 1 Oktober 2026 — Kepanikan menyelimuti Dusun Banyukapah, Desa Kedungdung, Kecamatan Kedungdung, pada Rabu malam (30/9). Tepat pukul 22.30 WIB, api tiba-tiba berkobar di salah satu rumah warga dan dengan cepat menjalar ke bangunan di sebelahnya. Dua rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu dan bambu tak mampu menahan amarah si jago merah — keduanya ludes terbakar.
Korsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu
Berdasarkan keterangan warga, api diduga bermula dari korsleting instalasi listrik di salah satu rumah. Karena bangunan berbahan kayu kering, api membesar dengan sangat cepat, memaksa penghuni dan warga sekitar berhamburan keluar menyelamatkan diri.
“Asap tebal tiba-tiba muncul, lalu api membesar. Kami berlarian keluar, sempat mencium bau gas meledak di salah satu rumah,” ungkap warga yang menyaksikan langsung.
Di Tengah Kobaran, Warga Selamatkan Ternak
Di antara kepanikan, puluhan warga bergerak berani mendekati bangunan yang terbakar. Satu ekor sapi milik pemilik rumah berhasil ditarik keluar dari kepungan api sebelum sempat terlambat. Warga bahu-membahu menahan laju api agar tidak menjalar ke rumah-rumah tetangga.
Damkar Tiba, Api Dapat Dikendalikan
Petugas pemadam kebakaran dari BPBD Sampang tiba di lokasi sekitar pukul 23.15 WIB, atau 45 menit setelah kebakaran terjadi. Bersama warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya menjelang pukul 01.00 WIB pagi.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Capai Puluhan Juta
Syukurlah, seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri tanpa luka berat. Sapi pun diselamatkan dengan selamat. Namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, karena seluruh isi rumah dan bangunan itu sendiri habis terbakar.
Pemerintah Desa telah mencatat peristiwa ini dan melaporkan ke kecamatan. Warga diimbau untuk segera memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama kabel yang sudah usang, guna mencegah musibah serupa terulang.
Semoga keluarga korban diberi ketabahan dan segera mendapat bantuan yang layak.
Penulis: AGUS MANDIE

