Pengukuhan Pengurus Baru Ormas MADAS dan Halal Bihalal Diikuti Bupati Sampang dan Para Tokoh, Dorong Sinergi untuk Kemajuan Madura
SAMPANG, madura.newssurya.com – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) MADAS (Madura Asli Anak Sedarah Anak Serumpun) telah secara resmi mengukuhkan pemimpinan tertingginya untuk periode 2026-2031, dengan H. Muhammad Toha, SH., M.H., dipercayakan sebagai Ketua Umum baru. Acara pengukuhan yang diiringi dengan kegiatan halal bihalal digelar meriah di Gedung Kholifah Sampang Water Park, berlokasi di Jalan Pahlawan Gang 5 Nomor 57, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, pada hari Sabtu (28/03/2026).
Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Raya Ketupat ini tidak hanya menjadi ajang pengesahan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang penuh makna bagi seluruh anggota dan insan MADAS. Bupati Sampang H. Slamet Junaidi hadir langsung sebagai tamu kehormatan, yang menyatakan kehadirannya sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan organisasi yang telah lama menjadi bagian dari kekayaan sosial budaya masyarakat Madura. Kehadiran Bupati menjadi salah satu sorotan utama dalam acara yang dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai daerah.
Tujuan utama penyelenggaraan acara ini adalah untuk menyahkan secara resmi kepengurusan baru MADAS sekaligus mempererat tali silaturahmi sesama anggota serta seluruh insan MADAS pasca-perayaan Idul Fitri 1447 Hijriyah/2026. Kegiatan semacam ini menjadi momen yang sangat berharga bagi setiap organisasi untuk membangun rasa kebersamaan, integritas, serta harmonisasi antaranggota dan juga dengan berbagai elemen masyarakat lainnya di Kabupaten Sampang.
Selain Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, turut menghiasi acara tersebut perwakilan Kapolres Kabupaten Sampang AKP Moh. Mohni yang mewakili Kapolda Jatim, perwakilan Dandim 0828 Kabupaten Sampang Letkol Inf. Dedi Kurniawan, sejumlah tokoh agama terkemuka di Sampang seperti KH. Muhtadir dari Pondok Pesantren Nurul Huda, KH. Suber dari Pondok Pesantren Al-Muttaqin, tokoh masyarakat seperti H. Rasyid yang juga menjabat sebagai Panglima MADAS, seluruh jajaran pengurus MADAS dari tingkatan Nasional hingga Daerah, perwakilan dari berbagai DPD dan DPC MADAS se-Indonesia, insan pers dari berbagai media massa lokal dan nasional, serta ratusan tamu undangan yang datang dari berbagai daerah di Madura bahkan dari luar Pulau Madura seperti Jawa Timur, Jakarta, dan beberapa kota besar lainnya.
Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan prosesi pengalungan bunga kepada Ketua Umum baru MADAS H. Moh. Toha, yang diiringi oleh penampilan tari tradisional Melati Sato’ yang digelar oleh Sanggar Tari Trunujoyo Dalpenang Sampang. Penampilan tari yang penuh keanggunan tersebut kemudian diikuti dengan irama musik tradisional Daul Duk-duk Walang Sengit dari Desa Panggung Sampang, yang memberikan nuansa budaya Madura yang khas dan membuat suasana acara semakin meriah.
Setelah prosesi pembukaan budaya, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilakukan oleh KH. Syaiful M yang khidmat dan penuh kesungguhan, diikuti dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Nomor A/HK.01.07/MEN/2026 dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia terkait pengesahan kepengurusan baru MADAS. Setelah itu, pembacaan susunan lengkap pengurus MADAS periode 2026-2031 dilakukan oleh Sekretaris Jenderal MADAS H. Joko Susilo, yang mencakup pengurus dari tingkat Pusat hingga Cabang.
Ketua Umum MADAS H. Moh. Toha, SH., M.H., yang akrab disapa Aba Toha oleh seluruh anggota, dalam sambutannya yang penuh emosional menyampaikan rasa penghormatan kepada seluruh elemen yang telah mendukung keberlangsungan organisasi sejak awal berdiri. “Saya akan menyapa satu persatu, rasa hormat saya kepada KH Muhtadir, Ust Basid, KH Ending, KH Suber, KH Syaiful M, juga Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Bapak Dandim 0828, Kapolres Sampang, Lurah Sampang H. Ahmad, Ketum MADAS Sedarah H. Taufik, Pengawas MADAS Sedarah Bung Taufik, Panglima MADAS H. Rasyid, seluruh perwakilan DPD dan DPC se-Indonesia serta tamu undangan yang telah menghadiri acara ini dengan rela menyempatkan waktu dari kesibukan masing-masing,” ujarnya dengan penuh kesungguhan.
Ia juga mengungkapkan rasa penghargaan yang mendalam kepada keluarga pendiri MADAS yang telah memberikan kontribusi besar dalam mendirikan organisasi ini. “Dalam kesempatan ini kami juga dengan bangga mengundang keluarga dari pendiri MADAS yaitu H. Berlian (istri Hj. Siti Aminah dan keempat anaknya, yaitu H. Agus, Hj. Siti, H. Budi, dan H. Dani) dari Sidoarjo, Jawa Timur. Kita harus menghargai jasa-jasa beliau yang telah dengan gigih mendirikan MADAS yang kita cintai ini dan telah membesarkannya hingga saat ini saya dipercayakan untuk memimpinnya. Tanpa jasa beliau, MADAS tidak akan sampai sejauh ini,” jelas Aba Toha dengan suara yang sedikit bergetar karena emosi.
Sementara itu, Doktor Mulyadi selaku Ketua Panitia Acara yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum MADAS menyampaikan harapan besar bagi perkembangan MADAS ke depannya. “Kita berharap seluruh elemen MADAS bisa bersatu padu dan menghilangkan segala bentuk perpecahan yang mungkin ada. Baik yang ada di wilayah Indonesia maupun yang berada di luar negeri, seperti di Malaysia, Singapura, bahkan di beberapa negara Eropa dan Amerika yang memiliki komunitas MADAS. Semoga MADAS bisa menjadi organisasi yang menjadi kebanggaan masyarakat Madura di mana pun berada, serta mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan negara,” ucapnya dengan penuh semangat.
Dalam sambutannya yang hangat, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan ucapan selamat yang tulus atas pengukuhan H. Moh. Toha sebagai Ketua Umum baru MADAS. Ia juga mengungkapkan hubungan lama yang telah terjalin erat dengan Aba Toha sejak puluhan tahun yang lalu. “Kami dulu adalah sahabat karib sekaligus memiliki persaingan yang sehat dalam dunia bisnis dengan H. Toha, namun kita selalu menjaga tali persahabatan yang erat tanpa pernah terganggu oleh persaingan tersebut. Kalau beliau sukses dalam dunia bisnis dan telah membangun banyak usaha yang memberikan lapangan kerja bagi masyarakat Madura, saya sendiri fokus dalam dunia pemerintahan untuk membawa kemajuan bagi Kabupaten Sampang,” katanya sambil tersenyum.
Bupati juga tidak sungkan menyampaikan kekhawatirannya terkait kondisi organisasi yang saat ini terbagi menjadi beberapa kelompok yang berbeda. “Saya merasa miris melihat MADAS yang pada awalnya berdiri sebagai satu kesatuan besar kini terpecah menjadi tiga kelompok yang berbeda. Padahal nama MADAS sendiri membawa makna yang sangat dalam, yaitu Madura Asli Anak Sedarah Anak Serumpun yang seharusnya mencerminkan rasa persaudaraan yang erat. Seharusnya kita bisa bersatu kembali agar bisa kompak dalam membesarkan nama besar MADAS dan membawa manfaat bagi masyarakat Madura secara luas. Semoga dengan pengukuhan kepengurusan baru ini, Madura Asli Anak Serumpun ini bisa menjadi organisasi yang solid dan kuat,” tutur orang nomor satu di Kabupaten Sampang.
“Saya berharap MADAS cukup yang ini saja yang menjadi wadah utama dan representatif dari seluruh elemen MADAS, dan yang lainnya bisa dengan lapang dada bergabung menjadi satu kesatuan yang utuh. Pemerintah Kabupaten Sampang siap selalu mendukung setiap program dan kegiatan MADAS yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami akan datang setiap kali diundang untuk acara-acara yang seperti ini, karena kami melihat MADAS memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah,” pungkasnya dengan penuh semangat, yang langsung disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta hadir.
Acara ditutup dengan sesi halal bihalal dan musafahah yang penuh kehangatan antara seluruh peserta, serta pembagian cenderamata yang merupakan produk khas Madura sebagai simbol rasa persaudaraan dan kebersamaan yang erat.
Penulis : Redaksi

