BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 2,5–4,0 Meter di Selatan Jatim, Nelayan Diminta Tidak Melaut
SURABAYA, 30 September 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang membahayakan perairan selatan Jawa Timur. Peringatan ini berlaku mulai 30 September hingga 2 Oktober 2026.
Wilayah Terdampak
Gelombang tinggi diperkirakan mencapai ketinggian 2,5 hingga 4,0 meter di perairan selatan Jawa Timur, khususnya di kawasan Samudera Hindia sepanjang pesisir Pacitan hingga Banyuwangi. Angin bertiup dari arah Tenggara dengan kecepatan 15–25 knot, yang turut memperkuat tinggi gelombang di laut lepas.
Imbauan Keselamatan
Mengingat potensi bahaya yang mengancam keselamatan pelayaran, BMKG mengimbau kepada seluruh nelayan dan pengguna laut:
- ⚠️ Menunda aktivitas melaut selama masa peringatan berlaku
- ⚠️ Menghindari perjalanan di perairan pantai selatan yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia
- ⚠️ Memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG secara berkala
Kondisi Cuaca Terkini
Suhu udara di wilayah Jawa Timur berkisar antara 24°C hingga 32°C, dengan tingkat kelembapan mencapai 65–90%. Kondisi ini mendukung terbentuknya awan tebal dan angin kencang di perairan.
Pemerintah daerah dan instansi terkait diimbau untuk turut menyebarluaskan peringatan ini kepada masyarakat pesisir, agar seluruh keluarga nelayan tetap aman dan terhindar dari bahaya. Keselamatan selalu menjadi prioritas utama.
Penulis: AGUS MANDIE
Sumber: BMKG Maritim Tanjung Perak

